Sabtu, 03 Oktober 2015

Stategi lulus di waktu yang tepat (otak encer saja tak bisa menjamin untuk lulus di waktu yang tepat)

16 September 2015
Robbin Yama Shita S.Pd

Menjadi sarjana adalah impian bagi para mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Apalagi kalau masuk di semester akhir, biasanya bakal banyak pertanyaan "kapan wisuda"/atau "kapan lulus" dari orangtua, saudara atau teman-teman. Emm pastilah seperti itu, ada banyak respon yang dilakukan teman -teman saya dikampus, "Masih ada kk tingkat yang lebih tua, santai aja"," Harus buru-buru lulus, biaya semakin mahal, kasian adik-adik mau kuliah juga", "Masih seru-serunya organisasi nih, tahun depan naik jawabatan", "Nunggu pacar nih, seminar proposal saja belum, kita kan sehati", Begitulah kira-kira respon mereka.

Kalo ditanya bagaimana respon saya sendiri, ini salah satu  motivasi Tere liye yang saya tulis dalam Skipsi dan masih  saya terapkan dalam hidup " Sepanjang kita yakin telah melakukan sesuatu dengan baik, selalu belajar untuk lebih baik, terbuka dengan masukan, rasa nyaman dan tentram akan datang, Kemulian hidup tidak pernah tertukar". Yap selalu ada proses didalamnya, nikmati saja apa yang telah didapatkan, itu semua adalah hasil kerja keras diri kita sendiri. Di bilang punya target lulus, "Tidak", Lulus cepat, " Tidak", mungkin lebih tepat Lulus di waktu yang tepat. Mau lulus di waktu yang tepat atau tidak itu terserah padamu, tapi kalau kamu bisa lulus kuliah tepat waktu, ada banyak hal positif yang bisa kamu dapat. Lulus kuliah di usia yang lebih muda akan membuatmu jadi kandidat yang akan lebih diperhitungkan saat melamar pekerjaan. Kamu bisa lebih bebas menekuni karir impianmu, dan juga bisa sesegera mungkin untuk membalas budi orangtuamu.

Akan tetapi otak encer, niat, dan rencana saja tak bisa menjamin untuk lulus di waktu yang tepat, kamu juga harus punya strategi jitu untuk mencapai misi lulus tepat waktumu itu. Banyak teman-teman saya yang lebih cerdas, punya niat yang kuat tapi belum bisa memuluskan niatnya untuk lulus di waktu yang tepat. Bukannya bermaksud sombong atau  menggurui, karena saya yakin banyak teman-teman yang lebih cepat dan lebih hebat penelitiannya dibandingkan penelitian dan skripsi saya. Namun niat saya sekedar berbagi cerita dalam rangkaian kata dalam runutan paragraf pada artikel ini. Sembari diri yang penuh harap ada nilai manfaat walau hanya secuil saja.
  
1. Niat dan minta restu orang tua.
Ini yang paling penting. Mau kamu ngebut kuliah kayak apa, kalau gak ada niat, kalau nggak disertai do'a pada Allah, belum tentu targetmu lulus tepat waktu akan tercapai. Inget juga ya, untuk minta do'a restu ke orangtua, karena ridho Allah ada pada keridhoaan orangtua. contoh kecil saja yang saya lakukan, utarkan maksud tujuan kamu kekampus, minta tolong didoakan sama orang tua (pada ibu khususnya) "Bu, saya mau kekampus mau bimbingan skripsi, doakan lancar dan nggak banyak yang salah ya bu". "Bu, hari ini mau bimbingan skripsi yang ke 3, doakan lancar dan langsung di ACC Pak AA/ Pak TJ/ Bu BY ya bu". :D

 2. Jangan remehkan KRS, Pahami baik-baik mata kuliah yang akan kamu ambil.
Baca keseluruhan mata kuliah dan jumlah SKS yang harus di tempuh. SKS penting ketika kita sudah menjadi mahasiswa tahap akhir dan skripsi untuk memperoleh gelar sarjana kita. Sangat disayangkan jika kamu telah menyelesaikan mata kuliah prasyarat skripsi tetapi belum mencapai jumlah SKS yang harus ditempuh. Mau tidak repot, ini yang saya lakukan ketika kuliah S1 lalu, setiap pengisiin KRS selalu minta tolong pada teman untuk mengisiakan KRS. Jujur saja saya takut salah dalam mengiskan KRS. So pilih teman yang kamu anggap sesuai degan kriteria, jangan ragu untuk meminta bantuan dan jangan lupa untuk memastikan KRS yang diisikan. Sapa tau tidak sesuai dengan harapankan. Terimakash Welly Mentari S.Pd dan Aima Mufida S,Pd. ^_^

 3. IPK semester 1 itu adalah investasi jangka panjang.
Sebisa mungkin IPK semester 1 tidak membuat rugi, di semester awal kuliah, mata kuliah yang akan kamu ambil kebanyakan masih mata kuliah pengantar, dimana bobot dan kesulitannya belum begitu berat. Ini kesempatan emasmu untuk meraih nilai IPK sebagus mungkin yang kamu bisa. Kalau nilai IPK-mu di awal semester sudah bagus, kamu bisa lebih mudah mengatur strategi untuk mengambil SKS mata kuliah di semester-semester selanjutnya. Kalau di awal semester saja nilaimu sudah jeblok banget, kamu bakal lebih kesulitan untuk mengatur strategi ke depannya. Beban mata kuliah yang harus kamu ambil di akhir-akhir semester nanti juga bisa semakin berat. 

4. Orang pintar masih kalah dengan orang rajin.
Walaupun kamu pintar kalo tapi nggak rajin masuk kelas ya sama saja. Perhatikan absen, lebih dari 3 x gak masuk bisa fatal gak bisa ikut ujian, malah gak kelar-kelar kuliah gara-gara urusan sama yang satu ini. Kalau kehadiranmu dibawah 75 %, maka kamu nggak bisa mengikuti ujian semester, dan bisa jadi kamu dapat nilai D, E, bahakan K(keluar). Kalau kamu gak mau mengoleksi nilai-nilai tersebut, kamu wajib untuk rajin-rajin kulia. Ingat pesan saya untuk tidak pernah titip absen, ini salah-salah bisa lebih fatal. Bukan hanya merugikan diri sendiri tapi temanmu juga.

5. Maksimalkan jumlah SKS yang bisa kamu ambil kamu setiap semseternya.
Mau ambil mata kuliah disemester depan, harus bisa memaksimalkan SKS disemester yang ditempuh, rajin belajar dan membaca itu pasti, tapi ingat otakmu punya rasa lelah jangan ragu untuk istirahat setelah belajar. Sekali-kali bolehlah jalan-jalan ke mall, nonton atupun travelling bersama teman-temamu. Ingatlah masa  muda itu hanya sekali, nikmatilah dengan positif. kalo ikut organisasi bagaimana? itu disarankan loh, ketika otak lelah, manjakanlah otakmu dengan hal-hal diluar sana, cari teman sebanyak mungkin untuk menjalin relasi yang akan berguna di dunia kerja nanti. intinya prestasi oke, organisasi boleh.

6. Jangan ragu mengambil mata kuliah yang sulit di semestes-semester awal.
Beranikan ambil mata kuliah di Semester depan jika memungkinkan. Makin ke semester akhir biasanya semangatmu menurun. Semester-semester awal perkuliahan adalah masa-masa keemasan yang harus kamu manfaatkan. Mumpung mata kuliahnya masih belum terlalu sulit, dan kamu juga masih rajin-rajinnyaa jadi mahasiswa. Jika kamu mampu dan keadaannya memungkinkan, cobalah untuk mengambil mata kuliah yang ada di semester atas. Contohnya jika saat ini kamu semester 2 ambil mata kuliah di semester 4 yang kira-kira tidak menyita tenaga pikiran.

7. Jalin hubungan kedekatanmu dengan senior bagaimanapun tipe orangnya.
"Memperbanyak diskusi sama kakak tingkat, itu memperluas wawasan juga relasi. Jadi kamu termotivasi untuk gigih belajar, dan bisa lulus tepat waktu.” Belajar tak cukup hanya dari buku-buku diktat dan catatan dari dosen saja. Banyak bergaul dengan mereka, berdiskusi dan bertanyalah tentang hal-hal yang berhubungan dengan hal akademis maupun non akademis. Mereka punya pengalaman lebih dulu darimu, belajarlah dari pengalaman mereka. Menjalin koneksi yang baik dengan senior juga bisa membantu kuliahmu. Jangan pilah-pilih menjalin koneksi, semua orang sama, dan dunia itu berputar. Bertemanlah pada mereka yang ada. Jika membawa pengaruh negatif, cukup jaga jarak, jangan sampai memutuskan hubungan. Belum tentu teman-teman atau kakak tingkatmu yang saat ini pintar, terkenal dan aktif akan sukses nanti. Bisa jadi mereka yang kamu pandang sebelah mata akan menjadi lebih sukses dari mereka.

8. Ini mungkin  bagian yang memegang peranan penting. Jalin hubungan kedekatanmu dengan dosen.
Kuliah bukan soal nilai dan encernya otak, hubungan dengan dosen juga bisa membantu mulusnya langkah dibangku kuliah. Jangan hanya bergaul dengan sesama mahasiswa saja, kamu juga perlu menjalin pertemanan dengan dosen-dosen mata kuliahmu. Mengambil hati dosen itu bukan berarti kamu penjilat kok! Akrab dengan dosen bisa membuatmu terlihat eksis di matanya. Kamupun jadi punya rasa semangat dan aktif untuk belajar lebih giat karena kamu juga tak ingin mengecewakan dosenmu. Manfaatkan juga kedekatanmu untuk belajar dan bertanya banyak hal yang belum pernah beliau ajarkan di kelas. Kalau dosenmu menyukaimu, dia pasti akan berbaik hati memberimu nilai yang bagus. Jangan ragu untuk menolong dosen-dosen ketika memerlukan bantuanmu. Jangan harapkan bonus atau hadiah ketika membantu. Ucapakan terimakasih, sudah sangat cukup. Pastikan kamu bisa menempatkan diri. Saat berhadapan dengan dosen, kamu harus tahu kapan  bisa serius ataupun untuk lebih santai. Ketika ada kesempatan bersantai bersama dosen, obrolkan hal-hal yang beliau sukai, jangan pernah membahas perkerjaan ataupun skripsi mu. Pastikan semua dosen tau namamu, tunjukan pada meraka kamu bernilai dan mempunya potensi yang bagus. Jangan pernah ragu untuk menyapa ataupun salam ketika bertemu.

9. Jika memang Lulus diwaktu yang cepat jangan pernah malas bimbingan skripsi.
Melihatmu yang gigih dan rajin, Dosen pasti memberikan apresiasi. “Rajin-rajin nemui dosen pembimbing supaya skripsi cepat kelar. Walaupun gak mau bimbingan, yang penting PDKT dululah sama Beliau.” Pastikan kamu berbeda dengan teman-temanmu, lihat skripsi temanmu yang sudah direvisi, jangan ulangi kesalahan mereka. Usahakan setiap bimbingan kamu dalam perfoma yang bagus. Tunjukkan antusias saat beliau memberikan saran dan catatan. Catat atau rekam semua omongan dosen bembimbing, usahan mereka melihat kamu bersungguh-sungguh saat mencatat. Jangan ragu untuk bertanya ketika kamu tidak tau atau ragu. Setiap perbaikan usahan tidak mengulang kesalahan yang sama, banyak browsing dari jurnal-jurnal penelitian baik didalam atau luar negeri. Usahan beliau tertarik dengan penelitianmu dan tunjukkan kesungguhan dalam membuat skripsi.

Kunci utama yang bisa membuatmu cepat menyelesaikan skripsi adalah rajin, tekun, lakukan kewajiban mu sebagai mahluk ciptaan Tuhan! Sebagai muslim jangan ragu untuk puasa senin kamis, dan sholat 5 waktu tepat waktu
Banyak sekali godaan-godaan yang menghampirimu saat mengerjakan skripsi, jadi kamu harus benar-benar mewaspadainya. Rajinlah bimbingan pada dosen pembimbing skripsimu. Setiap kali ada revisi, cukup mengeluh sekali saja, sisanya langsung kerjakan dan sodorkan secepatnya pada dosen pembimbingmu. Kerjakan sebaik dan seniat mungkin. Wajar sih jika kamu takut skripsimu dibilang ‘ecek-ecek’, dan kamu takut jika banyak revisi dari dosen, tapi setidaknya kamu harus terus rajin dan konsisten agar semangat mengerjakan skripsi tak terputus-putus.

Semangat !!! ^_^


2 komentar:

  1. Bagus sekali masukkannya kak.trimakasihh. Semoga bermanfaat. Jd pngen cpt wisuda kak. Tp ya smstr 5 ini gak full sks dan msh ada 2 hutang makul yg lalu kak huhuhu :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimaksih ya,semoga bisa bermanfaat dek. Semangat kuliahnya. Nikmati dulu masa-masa kuliahnya. lakukan banyak hal saat jadi mahasiswa. Jangan pernah jadi Mahasiswa yang biasa--biasa saja.
      Bisa dikejar disemester depan, yang terpenting semester ini harus lebih baik. dan saran kk, belajar gak mulu belajar ya, dab belajar gak harus di bangku kuliah.

      Hapus