![]() |
| 16 September 2015 Robbin Yama Shita S.Pd |
Menjadi sarjana adalah impian bagi para mahasiswa yang sedang menempuh
pendidikan di perguruan tinggi. Apalagi kalau masuk di semester akhir, biasanya
bakal banyak pertanyaan "kapan wisuda"/atau "kapan lulus"
dari orangtua, saudara atau teman-teman. Emm pastilah seperti itu, ada banyak
respon yang dilakukan teman -teman saya dikampus, "Masih ada kk tingkat
yang lebih tua, santai aja"," Harus buru-buru lulus, biaya semakin
mahal, kasian adik-adik mau kuliah juga", "Masih seru-serunya
organisasi nih, tahun depan naik jawabatan", "Nunggu pacar nih,
seminar proposal saja belum, kita kan sehati", Begitulah kira-kira respon
mereka.
Kalo ditanya bagaimana respon saya sendiri, ini salah satu motivasi
Tere liye yang saya tulis dalam Skipsi dan masih saya terapkan dalam
hidup " Sepanjang kita yakin telah melakukan sesuatu dengan baik, selalu
belajar untuk lebih baik, terbuka dengan masukan, rasa nyaman dan tentram akan
datang, Kemulian hidup tidak pernah tertukar". Yap selalu ada proses
didalamnya, nikmati saja apa yang telah didapatkan, itu semua adalah hasil
kerja keras diri kita sendiri. Di bilang punya target lulus, "Tidak",
Lulus cepat, " Tidak", mungkin lebih tepat Lulus di waktu yang tepat.
Mau lulus di waktu yang tepat atau tidak itu terserah padamu, tapi kalau kamu
bisa lulus kuliah tepat waktu, ada banyak hal positif yang bisa kamu dapat.
Lulus kuliah di usia yang lebih muda akan membuatmu jadi kandidat yang akan
lebih diperhitungkan saat melamar pekerjaan. Kamu bisa lebih bebas menekuni
karir impianmu, dan juga bisa sesegera mungkin untuk membalas budi orangtuamu.
Akan tetapi otak encer, niat, dan rencana saja tak bisa menjamin untuk lulus di
waktu yang tepat, kamu juga harus punya strategi jitu untuk mencapai misi lulus
tepat waktumu itu. Banyak teman-teman saya yang lebih cerdas, punya niat yang
kuat tapi belum bisa memuluskan niatnya untuk lulus di waktu yang tepat.
Bukannya bermaksud sombong atau menggurui, karena saya yakin banyak
teman-teman yang lebih cepat dan lebih hebat penelitiannya dibandingkan
penelitian dan skripsi saya. Namun niat saya sekedar berbagi cerita dalam
rangkaian kata dalam runutan paragraf pada artikel ini. Sembari diri yang penuh
harap ada nilai manfaat walau hanya secuil saja.
1. Niat dan minta restu orang tua.
Ini yang paling penting. Mau kamu ngebut kuliah kayak apa, kalau gak ada
niat, kalau nggak disertai do'a pada Allah, belum tentu targetmu lulus tepat
waktu akan tercapai. Inget juga ya, untuk minta do'a restu ke orangtua, karena
ridho Allah ada pada keridhoaan orangtua. contoh kecil saja yang saya lakukan,
utarkan maksud tujuan kamu kekampus, minta tolong didoakan sama orang tua (pada
ibu khususnya) "Bu, saya mau kekampus mau bimbingan skripsi, doakan lancar
dan nggak banyak yang salah ya bu". "Bu, hari ini mau bimbingan
skripsi yang ke 3, doakan lancar dan langsung di ACC Pak AA/ Pak TJ/ Bu BY ya
bu". :D
2. Jangan remehkan KRS, Pahami baik-baik mata kuliah yang akan kamu
ambil.
Baca keseluruhan mata kuliah dan jumlah SKS yang harus di tempuh. SKS
penting ketika kita sudah menjadi mahasiswa tahap akhir dan skripsi untuk
memperoleh gelar sarjana kita. Sangat disayangkan jika kamu telah menyelesaikan
mata kuliah prasyarat skripsi tetapi belum mencapai jumlah SKS yang harus ditempuh.
Mau tidak repot, ini yang saya lakukan ketika kuliah S1 lalu, setiap pengisiin
KRS selalu minta tolong pada teman untuk mengisiakan KRS. Jujur saja saya takut
salah dalam mengiskan KRS. So pilih teman yang kamu anggap sesuai degan
kriteria, jangan ragu untuk meminta bantuan dan jangan lupa untuk memastikan
KRS yang diisikan. Sapa tau tidak sesuai dengan harapankan. Terimakash Welly Mentari S.Pd dan Aima Mufida S,Pd. ^_^
3. IPK semester 1 itu adalah investasi jangka panjang.
Sebisa mungkin IPK semester 1 tidak membuat rugi, di semester awal kuliah,
mata kuliah yang akan kamu ambil kebanyakan masih mata kuliah pengantar, dimana
bobot dan kesulitannya belum begitu berat. Ini kesempatan emasmu untuk meraih
nilai IPK sebagus mungkin yang kamu bisa. Kalau nilai IPK-mu di awal semester
sudah bagus, kamu bisa lebih mudah mengatur strategi untuk mengambil SKS mata
kuliah di semester-semester selanjutnya. Kalau di awal semester saja nilaimu
sudah jeblok banget, kamu bakal lebih kesulitan untuk mengatur strategi ke
depannya. Beban mata kuliah yang harus kamu ambil di akhir-akhir semester nanti
juga bisa semakin berat.
4. Orang pintar masih kalah dengan orang rajin.
Walaupun kamu pintar kalo tapi nggak rajin masuk kelas ya sama saja.
Perhatikan absen, lebih dari 3 x gak masuk bisa fatal gak bisa ikut ujian, malah
gak kelar-kelar kuliah gara-gara urusan sama yang satu ini. Kalau kehadiranmu
dibawah 75 %, maka kamu nggak bisa mengikuti ujian semester, dan bisa jadi kamu
dapat nilai D, E, bahakan K(keluar). Kalau kamu gak mau mengoleksi nilai-nilai
tersebut, kamu wajib untuk rajin-rajin kulia. Ingat pesan saya untuk tidak
pernah titip absen, ini salah-salah bisa lebih fatal. Bukan hanya merugikan
diri sendiri tapi temanmu juga.
5. Maksimalkan jumlah SKS yang bisa kamu ambil kamu setiap semseternya.
Mau ambil mata kuliah disemester depan, harus bisa memaksimalkan SKS
disemester yang ditempuh, rajin belajar dan membaca itu pasti, tapi ingat
otakmu punya rasa lelah jangan ragu untuk istirahat setelah belajar.
Sekali-kali bolehlah jalan-jalan ke mall, nonton atupun travelling bersama
teman-temamu. Ingatlah masa muda itu hanya sekali, nikmatilah dengan
positif. kalo ikut organisasi bagaimana? itu disarankan loh, ketika otak lelah,
manjakanlah otakmu dengan hal-hal diluar sana, cari teman sebanyak mungkin
untuk menjalin relasi yang akan berguna di dunia kerja nanti. intinya prestasi
oke, organisasi boleh.
6. Jangan ragu mengambil mata kuliah yang sulit di semestes-semester
awal.
Beranikan ambil mata kuliah di Semester depan jika memungkinkan. Makin ke semester
akhir biasanya semangatmu menurun. Semester-semester awal perkuliahan adalah
masa-masa keemasan yang harus kamu manfaatkan. Mumpung mata kuliahnya masih
belum terlalu sulit, dan kamu juga masih rajin-rajinnyaa jadi mahasiswa. Jika
kamu mampu dan keadaannya memungkinkan, cobalah untuk mengambil mata kuliah
yang ada di semester atas. Contohnya jika saat ini kamu semester 2 ambil mata
kuliah di semester 4 yang kira-kira tidak menyita tenaga pikiran.
7. Jalin hubungan kedekatanmu dengan senior bagaimanapun tipe
orangnya.
"Memperbanyak diskusi sama kakak tingkat, itu memperluas wawasan juga
relasi. Jadi kamu termotivasi untuk gigih belajar, dan bisa lulus tepat waktu.”
Belajar tak cukup hanya dari buku-buku diktat dan catatan dari dosen saja.
Banyak bergaul dengan mereka, berdiskusi dan bertanyalah tentang hal-hal yang
berhubungan dengan hal akademis maupun non akademis. Mereka punya pengalaman
lebih dulu darimu, belajarlah dari pengalaman mereka. Menjalin koneksi yang
baik dengan senior juga bisa membantu kuliahmu. Jangan pilah-pilih menjalin
koneksi, semua orang sama, dan dunia itu berputar. Bertemanlah pada mereka yang
ada. Jika membawa pengaruh negatif, cukup jaga jarak, jangan sampai memutuskan
hubungan. Belum tentu teman-teman atau kakak tingkatmu yang saat ini pintar,
terkenal dan aktif akan sukses nanti. Bisa jadi mereka yang kamu pandang
sebelah mata akan menjadi lebih sukses dari mereka.
8. Ini mungkin bagian yang memegang peranan penting. Jalin hubungan
kedekatanmu dengan dosen.
Kuliah bukan soal nilai dan encernya otak, hubungan dengan dosen juga bisa
membantu mulusnya langkah dibangku kuliah. Jangan hanya bergaul dengan sesama
mahasiswa saja, kamu juga perlu menjalin pertemanan dengan dosen-dosen mata
kuliahmu. Mengambil hati dosen itu bukan berarti kamu penjilat kok! Akrab dengan dosen bisa membuatmu terlihat eksis di matanya. Kamupun jadi
punya rasa semangat dan aktif untuk belajar lebih giat karena kamu juga tak
ingin mengecewakan dosenmu. Manfaatkan juga kedekatanmu untuk belajar dan
bertanya banyak hal yang belum pernah beliau ajarkan di kelas. Kalau dosenmu
menyukaimu, dia pasti akan berbaik hati memberimu nilai yang bagus. Jangan ragu
untuk menolong dosen-dosen ketika memerlukan bantuanmu. Jangan harapkan bonus atau
hadiah ketika membantu. Ucapakan terimakasih, sudah sangat cukup.
Pastikan kamu bisa menempatkan diri. Saat berhadapan dengan dosen, kamu harus
tahu kapan bisa serius ataupun untuk lebih santai. Ketika ada kesempatan bersantai bersama dosen,
obrolkan hal-hal yang beliau sukai, jangan pernah membahas perkerjaan ataupun
skripsi mu. Pastikan semua dosen tau namamu, tunjukan pada meraka kamu
bernilai dan mempunya potensi yang bagus. Jangan pernah ragu untuk menyapa
ataupun salam ketika bertemu.
9. Jika memang Lulus diwaktu yang cepat jangan pernah malas bimbingan
skripsi.
Melihatmu yang gigih dan rajin, Dosen pasti memberikan apresiasi.
“Rajin-rajin nemui dosen pembimbing supaya skripsi cepat kelar. Walaupun gak
mau bimbingan, yang penting PDKT dululah sama Beliau.” Pastikan kamu berbeda
dengan teman-temanmu, lihat skripsi temanmu yang sudah direvisi, jangan ulangi
kesalahan mereka. Usahakan setiap bimbingan kamu dalam perfoma yang bagus.
Tunjukkan antusias saat beliau memberikan saran dan catatan. Catat atau rekam
semua omongan dosen bembimbing, usahan mereka melihat kamu bersungguh-sungguh saat
mencatat. Jangan ragu untuk bertanya ketika kamu tidak tau atau ragu. Setiap
perbaikan usahan tidak mengulang kesalahan yang sama, banyak browsing dari jurnal-jurnal
penelitian baik didalam atau luar negeri. Usahan beliau tertarik dengan
penelitianmu dan tunjukkan kesungguhan dalam membuat skripsi.
Kunci utama yang bisa membuatmu cepat menyelesaikan skripsi adalah rajin,
tekun, lakukan kewajiban mu sebagai mahluk ciptaan Tuhan! Sebagai muslim jangan
ragu untuk puasa senin kamis, dan sholat 5 waktu tepat waktu
Banyak sekali
godaan-godaan yang menghampirimu saat mengerjakan skripsi, jadi kamu harus
benar-benar mewaspadainya. Rajinlah bimbingan pada dosen pembimbing
skripsimu. Setiap kali ada revisi, cukup mengeluh sekali saja, sisanya langsung
kerjakan dan sodorkan secepatnya pada dosen pembimbingmu. Kerjakan sebaik dan
seniat mungkin. Wajar sih jika kamu takut skripsimu dibilang ‘ecek-ecek’, dan
kamu takut jika banyak revisi dari dosen, tapi setidaknya kamu harus terus
rajin dan konsisten agar semangat mengerjakan skripsi tak terputus-putus.

Bagus sekali masukkannya kak.trimakasihh. Semoga bermanfaat. Jd pngen cpt wisuda kak. Tp ya smstr 5 ini gak full sks dan msh ada 2 hutang makul yg lalu kak huhuhu :(
BalasHapusTerimaksih ya,semoga bisa bermanfaat dek. Semangat kuliahnya. Nikmati dulu masa-masa kuliahnya. lakukan banyak hal saat jadi mahasiswa. Jangan pernah jadi Mahasiswa yang biasa--biasa saja.
HapusBisa dikejar disemester depan, yang terpenting semester ini harus lebih baik. dan saran kk, belajar gak mulu belajar ya, dab belajar gak harus di bangku kuliah.