![]() |
| Mengkhanai P.Biologi 2011 Universitas Lampung |
Menjalin pertemanan merupakan sebuah seni yang indah,
namun seringkali kita gagal mengikat sebuah pertemanan yang bertahan lama.
Mencari teman tidaklah susah, tapi tidak bisa dianggap sebelah mata. Sebuah
lingkaran pertemanan merupakan harta tak ternilai untuk dimiliki, selain juga
mampu membentuk sebuah kelompok dalam membantu kita tumbuh sebagai pribadi yang
penuh warna.
Teman adalah orang yang paling sering kita ketemui
bahkan melebihi intesitas waktu bersama keluarga. Banyak hal-hal yang memang
hanya temanlah yang tahu, entah itu kebiasaan buruk ataupun baik. Pertemanan selalu diwarnai dengan berbagai
pengalaman suka dan duka, dihibur-disakiti, diperhatikan-dikecewakan,
didengar-diabaikan, dibantu-ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja
dilakukan dengan tujuan kebencian.
Menjalin petemanan ibarat cerminan diri kita
sebenarnya. Ingin melihat bagaimana diri kita dari kacamata orang. Lihatlah
temen-teman dekat kita.Teman yang baik akan ada tatkala kita sedang dalam suka
maupun duka. Seringkali ditengah jalan, pernah merasa dikhiati ataupun hanya
dimanfaatkan, namun bagaimanapun juga, temanmu adalah orang yang telah berjasa
membangunkanmu dari keterpurukan, menghiburmu saat senang maupun susah. Begitu
berartinya ia, dikala engkau tak bisa melihat wajahnya lagi. Nikmatilah
kebersamaan, lakukanlah banyak hal selagi ada waktu. Pada akhirnya ada satu
titik dimana akan ada persimpangan jalan. Semua bebas memilih jalan mana yang
dilalui, karna pada dasarnya hidup adalah pilihan. Pilihan yang selalu terikat
oleh konsekuensi, Pilihan yang terikat dengan rasa ego, Pilihan yang terikat
akan tuntutan, Pilihan yang memang harus dilakukan ataupun ditinggalkan,
ataupun Pilihan yang penuh akan misteri. Saat itu dipersimpangan jalan kita sejenak bakal noleh
kebelakang. Terus sadar kalau teman yang dulu selalu barengan, satu persatu HILANG memilih jalan-jalanya masing-masing.Itulah siklus alamiah yang memang
harus dilalui oleh setiap insan manusia.
Dalam sebuah pertemuan pasti ada perpisahan. Namun, perpisahan
yang sangat indah adalah ketika kita bergenggam tangan, dan berjanji,
"Kita untuk selamanya kawan, walaupun jarak menjauh, waktu memisahkan
kita, namun dirimu akan tetap terkenang".
dikutip dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar